Janji Kandidat
SBY - Boediono
Tata Pemerintahan yang Baik
"Jika terpilih, saya akan menciptakan pemerintahan yang bersih untuk rakyat Indonesia. Saya akan melayani rakyat Indonesia, bukan melayani asing atau sekelompok orang saja."
SBY, ketika kampanye di
Gedung Olah Raga Ken Arok, Malang, Jawa Timur, Jumat (12/6).
Tata Pemerintahan yang Baik
"Kami berkomitmen membangun pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi, nepotisme. Selain itu, kami juga berkomitmen menciptakan pemerintahan yang tanggap terhadap keinginan rakyat, transparan, dan bertanggung jawab"
SBY,
pada kampanye perdana di Arena Pekan Raya, Kemayoran,(Kamis 4/6)
Pembangunan kota dan desa harus seimbang
"Pembangunan harus adil dan merata karena keadilan adalah harapan rakyat kita dan harapan bangsa Indonesia. Pembangunan harus seimbang, antara kota dan desa, antara yang sudah sejahtera dan yang masih miskin."
SBY,
ketika kampanye di GOR KONI Sulawesi Tenggara, Kendari, Sulteng, Sabtu (13/6)
Investasi masuk desa
"Investasi dunia usaha, dulu hanya di kota besar, saya ingin itu masuk ke daerah sehingga pembangunan menjadi adil, investasi meningkat dan mengangkat kesejahteraan di daerah. "
SBY,
ketika kampanye di GOR KONI Sulawesi Tenggara, Kendari, Sulteng, Sabtu (13/6)
Membangun industri militer
"Jika semua peralatan militer dibeli dari negara lain, tentu tidak baik buat bangsa sendiri. Untuk itu, perlu dibangun industri militer."
SBY,
ketika bertemu dengan para ulama tarekat se-Indonesia
di Hotel Gumaya Semarang, Selasa (9/6) Juni 2009
Swasembada Pangan
"Kita ingin ada 5 komoditas penting yang betul-betul ke depan berswasembada. Pertama beras, kedua gula, ketiga jagung, keempat daging sapi dan kelima kedelai. "
SBY,
ketika membuka Jambore Sekolah Lapangan Pengelolaan Sumber Daya Tanaman Terpadu
(SL-TPP) 2009, di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (8/6) siang
Keutuhan NKRI
"NKRI, tidak sejengkalpun tanah boleh lepas dari NKRI"
SBY,
pada acara Ring Politik, di Ballroom Hotel Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6)
Melindungi pasar tradisional
"Para ibu tidak perlu khawatir. Meskipun banyak hipermarket, mal-mal, dan pusat perdagangan lainnya, jangan khawatir dengan keberadaan pasar tradisional. Saya akan terus melindungi dan mengembangkan pasar tersebut."
SBY,
ketika mengunjungi Pasar Tanah Abang, Jakarta, Kamis (11/6)
Percepat pembangunan infrastruktur
"Jadi, dari segi kebijakan, kami akan mempercepat pembangunan infrastruktur di Papua, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Bali, hingga NTT."
SBY,
pada kampanye perdana di Arena Pekan Raya, Kemayoran, (Kamis 4/6)
Laboratorium kebudayaan
"Saatnya telah tiba dengan ekonomi yang membaik maka kebudayaan harus dimajukan juga peradaban.... Saya juga mendukung pendirian laboratorium atau pusat-pusat kebudayaan dan bahasa di daerah untuk terus melestarikan kesenian dan bahasa daerah sebagai keragaman budaya nasional. "
SBY,
pada dialog Kebudayaan dan Kepresidenan di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis (28/5)
Pertumbuhan Ekonomi 7 persen
"Jika kembali terpilih, saya akan bekerja keras hingga akhir masa pemerintahan lima tahun mendatang. Pada 2014 kita bisa mencapai pertumbuhan ekonomi tujuh persen."
SBY,
pada dialog bersama KADIN di Jakarta Theater kemarin (20/5)
Meningkatkan lulusan SMK
"Saat ini rasio perbandingan antara jumlah SMK dengan SMA sudah meningkat menjadi 40 berbanding 60. Insya Allah pada tahun 2014 perbandingannya akan berbalik, 60 berbanding 40. Di setiap daerah harus ada SMK yang unggul. "
SBY,
pada acara debat capres di TVOne, Senin (15/6)
Menaikkan gaji guru
"Dua bulan setelah saya memimpin negeri ini, saya menetapkan guru sebagai profesi, bukan pekerja. Sekarang ini gaji guru minimal Rp. 2 juta, dan sejalan dengan peningkatan perekonomian, Insya Allah kesejahteraan guru, dosen dan guru besar akan ditingkatkan lagi di masa mendatang. "
SBY,
pada acara debat capres di TVOne, Senin (15/6)
Pejabat negara tidak boleh berbisnis
"Pejabat negara dan pejabat pemerintah apa pun tingkatannya tidak boleh memiliki konflik kepentingan, tidak boleh melakukan kegiatan bisnis, termasuk keluarganya yang melakukan penyalahgunaan wewenang. Ingat, kerajaan dan gurita bisnis pejabat dan keluarga pejabat di masa lampaulah yang turut memperdalam kejatuhan ekonomi Indonesia. "
SBY,
pada kampanye perdana di Arena Pekan Raya, Kemayoran, (Kamis 4/6)
Melanjutkan BLT
"BLT sangat penting untuk dilanjutkan. Bukan malah dihentikan."
Boediono,
pada kampanye di Malang, Kamis (11/6)
Tak bisa sepenuhnya pasar bebas
"Perekonomian Indonesia tidak dapat sepenuhnya diserahkan ke pasar bebas. Selalu diperlukan intervensi dengan aturan main yang jelas dan adil. Untuk itu diperlukan lembaga pelaksana yang efektif. Itulah yang harus disediakan oleh Negara. Negara tidak boleh terlalu banyak campur tangan, sebab itu akan mematikan kreatifitas. Tetapi Negara juga tidak boleh hanya tertidur. Untuk itu, diperlukan sebuah pemerintahan yang bersih. "
SBY,
pada pendeklarasian capres-cawapres SBY-Boediono
di Sasana Budaya Ganesha ITB, Jumat (16/5)
Menyuarakan penegakan HAM
"Jika saya dipercaya rakyat, dari waktu ke waktu saya akan menyuarakan penegakan HAM. Saya pribadi berharap, hubungan eksekutif dengan para pejuang HAM dapat lebih baik pada masa mendatang."
Boediono,
pada diskusi HAM di YLBHI, Jakarta, Rabu (3/6)
Meratifikasi konvensi perlindungan buruh
"Ratifikasi konvensi perlindungan buruh akan kami ratifikasi jika sangat diperlukan."
SBY,
pada diskusi HAM di YLBHI, Jakarta, Rabu (3/6)
Tidak ada impunitas
"Saya memiliki impian bahwa masyarakat Indonesia dapat tunduk kepada hukum. Keadilan harus ditegakkan. Jika ada satu-dua warga pelaku kejahatan yang memiliki impunitas, harus ditindak. Jika tidak, ini akan merebak ke mana-mana."
Boediono,
pada diskusi HAM di YLBHI, Jakarta, Rabu (3/6)
Membangunan infrastruktur
"Perbaikan atau peningkatan mutu sektor infrastruktur sangat krusial. Ini mutlak akan kami lakukan. Sektor riil termasuk pelabuhan, jalan, jembatan, dan lainnya juga akan diperbaiki. "
Boediono,
pada diskusi HAM di YLBHI, Jakarta, Rabu (3/6)
Lihat Janji Kampanye Kandidat Lainnya